In House Training Kurikulum 2013

In House Training Implementasi Kurikulum 2013
Sekolah Sasaran SMK se-Kota Pangkalpinang
Kamis – Sabtu, 25 – 27 Juli 2013

Tiga SMK sekolah sasaran (SMK Negeri 1 Pangkalpinang, SMK PGRI, SMK Sore)  implementasi kurikulum 2013 mengadakan In House Training (IHT) Kurikulum 2013 bertempat di SMK Negeri 1 Pangkalpinang selama 3 hari (kamis – sabtu , 25 – 27 Juli 2013).

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Bapak Drs. Akhmad Elvian.

Kegiatan ini membahas mengenai kurikulum 2013, narasumber dari guru inti 3 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Matematika dan Sejarah)

Kurikulum 2013 menggunakan metode pembelajaran pendekatan saintifik dan penilaian auntentik. Sehingga siswa diharapkan menjadi aktif dalam KBM. dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu dari berbagai macam media komunikasi dan pembelajaran.

Implementasi Kurikulum 2013

SMK NEGERI 1 PANGKALPINANG

Sekolah Sasaran Kurikulum 2013

 logo kurikulum 2013

SMK Negeri  1 Pangkalpinang (Skansa –red) merupakan salah satu dari 3 SMK se-Kota Pangkalpinang yang menjadi sekolah sasaran dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2013/2014. SMK lainnya yang menjadi sekolah sasaran yaitu SMK PGRI dan SMK Sore. Mengapa demikian??? Keputusan tersebut berdasarkan penetapan dari kemdikbud ( lihat http://kurikulum.kemdikbud.go.id/public/school) , dengan beberapa alasan yaitu :

  1. Merupakan sekolah eks RSBI atau eks RSBI Invest.
  2. Sekolah berakreditasi A
  3. Sekolah yang  dekat dengan Bandara

Skansa termasuk dalam kategori 2 dan 3.

Pada hari Selasa, 16 Juli 2013 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, pengawas sekolah  bersama dengan beberapa sekolah sasaran impelementasi kurikulum 2013 melaksanakan Rapat Pemantapan Kurikulum. Rapat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadindik dan Bud) Kota Pangkalpinang yaitu Bapak Drs. Akhmad Elvian,  Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah (Kabid. PSM) Drs. Ubaidi, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Drs. Tarmizi, M.T. Rapat Pemantapan Kurikulum 2013 diselenggarakan di Edotel Pangkalpinang.

Bapak Elvian memberikan kata sambutan serta pengarahan tentang kurikulum 2013 beliau menekankan bahwa dari 8 standar yang telah ditetapkan, 50% standar merupakan tanggung jawab dari Kepala Sekolah, Guru dan Pengawas Sekolah antara lain yaitu standar Isi, Standar Proses, standar kelulusan dan standar penilaian. Di Pangkalpinang ada beberapa sekolah sasaran kurikulum 2013 antara lain :

  1. Sekolah Dasar (SD) yaitu 8 Sekolah, diimplementasikan   di kelas 1 dan kelas 4.
  2. Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu 3 Sekolah diimplementasikan  di kelas 7.
  3. Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu 3 Sekolah , 1 Sekolah melaksanakan kurikulum 2013 secara mandiri, diimplementasikan di kelas x (sepuluh).
  4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yaitu 3 Sekolah, diimpelentasikan di kelas x (sepuluh).

Kurikulum 2013 telah menyiapkan 2 buku yaitu buku pegangan guru dalam KBM dan buku Peserta Didik. Untuk saat ini yang sudah terealisasi ada 3 mata pelajaran untuk SMK yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Sejarah Indonesia. Buku Paket peserta didik sudah dibagikan kepada peserta didik , 1 buku 1 peserta didik sehingga peserta didik tidak perlu lagi membeli buku dari penerbit. Diharapkan dengan adanya buku pegangan guru, guru mampu mengembangkan materi yang telah ada sehingga tidak ada lagi pembelajaran tradisional, karena semua materi telah terinci dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) hingga Evaluasi Harian. Sehingga pembelajaran aktif , guru menjadi professional dalam KBM dan siswa pun dari diberitahu jadi mencari tahu.

Baca lebih lanjut