Mengajari Anak Tentang Uang

Mengajari Anak Tentang Uang

“Orang hemat adalah orang yang tahu sumber masuk dan keluarnya uang melalui sebuah usaha, agar tidak besar pasak daripada tiang” (Ayah Edy)

Kenapa pentingnya kita selaku orangtua untuk mengajari anak tentang uang dan bagaimana mengajarkan anak menabung?????

Masalah yang pernah  saya hadapi  ketika si Kakak sudah masuk SD. Setiap hari Kakak minta uang jajan, yang saya khawatirkan ia akan jajan makanan atau minuman yang tidak sehat. gimana solusinya yah?

Alhamdulillah, sewaktu berjalan-jalan di Detos Mall Depok Jabar, saya mendapatkan buku yang berjudul “Ayah Edy Menjawab 100 Persolan Sehari-hari Orangtua yang Tidak Ada jawabanya di Kamus Manapun”. Dalam buku tersebut mengupas masalah anak yang sering kita hadapi sehari-hari. bukut tersebut juga mengupas bagaimana caranya kita mengajari anak tentang uang dan menabung.

“Jajan sebenarnya tidak masalah, ASAL anak tahu jajanan sehat. Jadi, sebelum kita membolehkan anak jajan sendiri, tugas orangtua adalah memberikan penjelasan mana jajanan yang sehat dan tidak. kedua, karena 99% jajanan itu tidak sehat, sebaiknya jangan dibiasakan jajan. INGAT, kebiasaan jajan pada awalnya sering dimulai dari orangtuanya sendiri yang menawarkan makanan ini-itu pada anaknya, atau mungkin karena kasihan melihat temen-temennya juga jajan.

Ingatlah faktor lingkungan sekolah atau tetangga yang membentuk tabiat jajan pada diri anak, kita sebagai orangtua juga berperan memberikan contoh. Orangtua yang konsisten dan komitmen mengajarkan anaknya berhemat, harus mengendalikan perilaku mereka” (kutipan dari buku Ayah Edy, untuk mengetahui lebih lanjut enakan baca bukunya, dijamin menjadi referensi kita menjadi salah satu solusinya)

Ketika saya dan keluarga ke Puncak Mall ataupun ke Ramayana Dept Store yang ada di daerah saya, saya mencoba solusi dari buku tersebut. Membuat perjanjian kepada anak terlebih dahulu, apa yang hendak mereka beli. Mereka pun makan terlebih dahulu agar tidak makan-makanan yang dijual di sekitar Mall tersebut. Alhamdulillah karena sudah terbiasa, akhirnya mereka tidak pernah menuntut minta dibelikan makanan yang tidak sehat ataupun barang yang tidak masuk dalam perjanjian. Di rumahpun saya sering membuat berbagai masakan yang menjadi favorit mereka  di Kafe-kafe ataupun Restoran FastFood (bolehlah dalam sebulan kita anggarkan keuangan kita untuk mengajak anak-anak membelikan makanan tersebut ). Semua inipun tak lebih dari kesabaran kita memberikan pengertian kepada anak-anak dengan tetap berkomitmen, tanpa mesti dibuat jengkel  ketika mereka mulai rewel di Mall…🙂

Sekarangpun anak-anak sudah terbiasa menabung setiap hari dengan menyisihkan uang jajannya, istilahnya jangan memberikan uang pada anak tanpa usaha. walau masih menabung dalam celengan kaleng. Dengan latihan ini anak-anakpun bisa mengendalikan diri untuk minta dibelikan sesuatu karena mereka tahu orangtuanya tidak mudah dibujuk membelikan barang yang diluar kebutuhan. Apabila uang dalam tabungan sudah mencukupi membeli sesuatu yang mereka inginkan, barulah celengan tersebut dibuka. Alhamdulillah, mereka pun senang karena mereka sudah bisa membeli barang yang diinginkan dari menabung.

Semoga solusi ini bermanfaat…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s